Keajaiban Kebaikan

Alkisah seorang perempuan dengan ikhlas menerima lamaran seorang lelaki yang tak memiliki pekerjaan. Keputusannya menerima lelaki itu hanya karena dia adalah seorang yang taat pada agamanya. Keputusan besar yang akan menentukan keberlangsungan hidupnya di masa depan seolah-olah merupakan keputusan yang serampangan. 

Hanya keyakinanlah yang membuatnya berani mengambil resiko itu. Sebagai seorang yang telah menikmati suasana rohani yang baru, tentunya perempuan ini mempunyai keyakinan yang kuat kalau Tuhannya tidak mungkin menyia-nyiakan kehidupannya. Allah SWT. telah menciptakannya dengan segala kesempurnaannya, tinggal manusianya yang harus memanfaatkan kesempurnaannya itu. 

Keyakinannya akan firman-firman-Nya membuatnya berani mengambil resiko yang tak semua orang bisa melaluinya. Mungkin seakan-akan perempuan itu tengah menguji Tuhannya. Perempuan itu hanya memiliki keyakinan kalau seorang yang saleh tidak mungkin akan menyia-nyiakan kehidupannya.

Bila dia tidak ada pekerjaan, maka karena kesalehannya serta ketakwaannya, dia akan mencari pekerjaan yang bisa menghidupi anak istrinya. Semuanya akan dilakukan karena dia hanya takut pada Allah SWT. Dalam pikirannya hanya ada satu, ketika dia menyelamatkan pemuda itu, maka hal itu sama artinya dengan menyelamatkan makhluk Allah SWT. Bila bukan dia yang berani mengambil kesempatan itu, maka mungkin nasib pemuda tadi tak akan pernah berubah menjadi lebih baik.

Amy Leigh, seorang praktisi medis intuitif mengatakan, “Kebaikan dapat mengubah momen gelap seseorang dengan seberkas cahaya. Kamu tidak akan pernah tahu betapa pentingnya kepedulianmu. Buatlah perbedaan.” 

Perbedaan adalah hal yang alami telah tercipta sejak azali. Ketika ada keberanian untuk membuat suatu perbedaan maka tak terkira hasil yang akan didapat. Sejarah kehidupan manusia telah banyak mencatat kemajuan peradaban manusia hanya karena perbedaan.

Sepenggal kisah di atas mengingatkan bahwa skenario yang Allah SWT. berikan pada tiap insan semuanya bertujuan agar manusia banyak mengingat Sang Pencipta, lalu beribadah sebagai bentuk rasa syukur atas penciptaan-Nya. Sehingga, apabila waktu yang diberikan telah habis, maka dengan penuh sukacita manusia kembali ke Haribaan Sang Pencipta.

Ketika kesadaran manusia sampai pada titik ini, maka segala gejolak yang terjadi di alam semesta tak akan mengubah apapun selain rasa syukur atas segala hal yang diberikan Allah SWT. Tak ada lagi prasangka buruk pada Tuhan dengan segala perkara yang tak sesuai keinginan. Semua dijalani dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur karena yakin bahwa semuanya telah digariskan oleh Sang Kreator Yang Agung. 

Hadhrat Mirza Ghulam Ahmada as. bersabda, “Keimanan manusia akan memperbaiki moralnya karena kesadaran akan Wujud yang senantiasa mengawasi kapan dan di mana saja serta mengetahui segala rahasia-rahasia di dalam hati, karena saleh yang sebenar-benarnya adalah ketika bagian dalam dan luar hatinya tidak berselisih. Siapa saja yang seperti itu adalah bagaikan malaikat di muka bumi.” [*]

Tak heran bila tercipta surga-surga di bumi ini karena para penghuninya telah merasakan kedamaian dan ketentraman yang nyata. Tak ada lagi perbedaan antara ucapan dan perilaku, sehingga siapa pun yang menyuruh berbuat kebaikan dan melarang keburukan, maka dia sendiri yang akan menjadi contoh hidup dari apa yang diucapkannya.

Tak heran bila Baginda Yang Mulia Rasulullah Muhammad saw. mampu mengubah kegelapan menjadi cahaya yang menuntun. Daya perbaikan beliau begitu nyata, tak ada yang dapat menyangkalnya sekali pun oleh musuh yang begitu tak menerimanya. 

 

Referensi:

[*] Malfuzat, Vol. I, hal.301

Views: 103

1 thought on “Keajaiban Kebaikan

  1. Menunggu komentar pengalaman dari wanita hebat dengan kisah yang sama dengan yang disampaikan oleh penulis. Saya yakin banyak dari pembaca yang memiliki pengalaman sama, silahkan berbagi agar dapat menjadi sumber inspirasi dan keyakinan dalam menentukan pasangan harus mengutamakan keimanan dan ketakwaan.

    Karena seseorang yang takut pada Allah tak akan pernah menyia-nyiakan amanah yang Allah titipkan padanya dan akan menjaga amanah itu dengan sebaik-baiknya.

    ان شآءالله

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *