UCAPAN SALAM KUNCI KEDAMAIAN DUNIA

Mengucapkan salam merupakan sebab terwujudnya kesatuan hati dan rasa cinta di antara sesama Muslim. Mengucapkan salam bukan hanya dengan orang yang dikenal saja tapi dengan siapa saja yang kita jumpai untuk menumbuhkan rasa cinta dan keharmonisan sebagai anggota masyarakat.

Keutamaan menebar salam:

1. Mendatangkan cinta sesama: Hadhrat Rasulullah saw. mengajarkan bahwa menyebarkan salam akan menciptakan rasa cinta di antara sesama Muslim dan menyatukan hati mereka.

2. Masuk surga: Menyebarkan salam bersama dengan memberi makan dan menyembah Allah merupakan amal yang dapat mengantarkan seseorang masuk surga dengan selamat.

3. Mendapat keselamatan, rahmat, dan keberkahan: Salam pada dasarnya adalah doa. Ketika kita saling mengucapkan salam, kita saling mendoakan keselamatan, rahmat, dan keberkahan.

4. Menjadi syiar Islam: Salam merupakan penanda atau syiar umat Islam di dunia.

5. Pahala dan penghormatan di akhirat: Orang yang selalu menebar salam akan mendapatkan pahala yang besar dan penghormatan dari Allah SWT. kelak di hari kiamat.

6. Menumbuhkan keharmonisan: Dengan menyebarkan salam, kita membangun keharmonisan dan menghilangkan permusuhan di antara sesama. [1]

Poin-poin utama mengenai ajaran beliau saw. tentang menebar salam meliputi:

1. Tanda Orang Beriman:

Beliau menekankan bahwa menebarkan salam adalah salah satu tanda keimanan yang sejati dan merupakan cara untuk memupuk cinta serta persahabatan di antara umat Muslim.

2. Doa dan Perdamaian:

Salam bukan sekadar sapaan, melainkan doa yang mendoakan keselamatan, kasih sayang dan keberkahan bagi orang lain (Semoga keselamatan, kasih sayang dan keberkahan tercurah kepada kalian). Mengucapkannya berarti menyebarkan pesan damai.

3. MelunturkanPermusuhan:

Salam memiliki kekuatan untuk mendekatkan jarak sosial, membuat orang yang tidak kenal menjadi kenal, dan melunturkan permusuhan atau kecurigaan di antara sesama.

4. Amalan Ringan Berpahala Besar:

Mengucapkan salam adalah amalan ringan yang mendatangkan pahala berlimpah dari Allah SWT.

Universalitas: Dalam khutbah-khutbahnya, beliau mengingatkan bahwa salam hendaknya ditujukan kepada setiap Muslim, baik yang dikenal maupun yang tidak dikenal, sebagai implementasi ajaran Hadhrat Muhammad saw. Beliau mengutip hadits yang menyatakan bahwa kiamat akan datang jika salam hanya ditujukan kepada orang yang dikenal saja.

5. Kunci Keharmonisan:

Membiasakan diri mengucapkan salam adalah kunci keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, membantu menciptakan ikatan persaudaraan yang kuat. Secara keseluruhan, ajaran beliau saw. menempatkan salam sebagai pilar penting dalam membina hubungan antar manusia yang harmonis, penuh kasih sayang dan damai, sesuai dengan esensi ajaran Islam.

أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ

“Tebarkanlah Salam diantara Kalian.” [2]

Referensi:

[1] Khutbah Jumat Hadhrat Khalifatul Masih V aba., 3 September 2004, Zurich, Swiss
[2] HR. Muslim

Views: 106

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *