MERAIH TUJUAN HIDUP DENGAN MENELADANI RASULULLAH SAW
Bicara soal tujuan hidup, apa sebenarnya tujuan kita hidup di dunia ini? Apakah kita hidup hanya untuk menjadi hartawan ataukah kita hidup hanya untuk menaklukan orang lain dengan menjadi orang yang berkuasa? Dalam hal ini, Al-Qur’an dengan tegas mengatakan bahwa tujuan kita (manusia) hidup di dunia ini hanyalah untuk beribadah kepada Allah.[1] Sehingga, meraih kedekatan dengan Allah SWT., adalah tujuan hidup yang harus kita raih dalam kehidupan ini.
Untuk meraih tujuan hidup itu, kita memerlukan sosok pemimpin yang dapat menghantarkan kita pada tujuan kita, dan sosok pemimpin tersebut adalah Hadhrat Rasulullah SAW. Tidak diragukan lagi bahwa beliau adalah sosok yang paling dekat dengan Allah SWT. Siapa pun yang mengikuti beliau pasti tahu bagaimana beliau menjalani kehidupan di dunia ini dengan penuh kecintaan dan ketaatan kepada Allah SWT kendati pun beliau harus menanggung beban yang sangat berat di pundaknya.
Hadhrat Rasulullah Saw dikenal sebagai sosok yang jujur dan benar (Al- Amin), beliau juga adalah sosok yang tidak pernah lengah dalam beribadah dan berzikir kepada Allah SWT dalam situasi dan kondisi sesulit apa pun padahal Allah SWT sendiri telah memberikan kehormatan kepada beliau. Namun, hal itulah yang membuat beliau berhasil meraih setiap tujuannya, terlebih lagi beliau berhasil menjadi sosok yang paling dicintai oleh Allah SWT, maka sebagai pengikut beliau kita patut meneladi akhlak beliau agar kita pun menjadi sosok yang dicintai pula oleh Allah SWT.
Hanya dengan meneladani Hadhrat Rasulullah Saw. Saja kita dapat meraih kedekatan dengan Allah SWT, bahkan kita dapat meraih keberhasilan-keberhasilan yang lainnya. Hadhrat Rasulullah Saw menganjurkan orang-orang untuk memilih dan menempuh jalan yang benar serta rajin berikhtiar, karena dengan itu mereka dapat mencapai qurb illahi (kedekatan dengan Tuhan).[2] Beliau juga mengajarkan kita untuk tidak meminta kematian dan tetap semangat untuk meraih tujuannya, karena apabila kita menjalani hidup dengan baik, yakni dengan meneladani akhlak beliau, maka kita akan meraih kebaikan yang lebih besar. Namun, apabila kita menjalani hidup dengan buruk, yakni dengan tidak meneladani akhlak beliau, maka kita harus bertaubat dan memulai untuk menempuh jalan yang baik.
Hadhrat Masih Mau’ud pun bersabda:
“Tuhan dapat diraih dengan mengikuti sepenuhnya Rasulullah (Saw.). Dengan meninggalkan pengikutan kepada Rasulullah (Saw), sekalipun sepanjang umur bersujud, dia tidak akan mungkin dapat meraih setiap tujuan.”
Sehingga, tujuan hidup kita dapat diraih hanya dengan mengikuti atau meneladani akhlak Hadhrat Rasulullah Saw saja, bila kita tidak mengikuti atau meneladani akhlak beliau, maka mustahil kita dapat meraih tujuan hidup kita.
[1] QS. Az-Zariyat, 51:57.
[2] Pengantar Mempelajari Al-Quran, hal 432.
Views: 13
