PERESMIAN ASTANA BUKIT RAHMANA, MOMEN TERAKHIR AMIRNAS DI SINGAPARNA

Hari itu, 4 Februari 2022 menjadi Jumat yang penuh berkah untuk cabang Singaparna. Betapa tidak, tepat di hari Jumat, sosok pemimpin panutan warga ahmadi tersebut singgah di Singaparna. Beberapa waktu sebelumnya, kedatangan beliau sempat tertunda karena kesibukan serta kondisi kesehatan. 

Para pengurus dan anggota sejak pagi bersiap dan berkumpul menanti kedatangan Pak Amirnas. Ibu-ibu LI dengan penuh semangat menyiapkan berbagai jamuan seperti chai tea, kue-kue, umbi-umbian, serta buah-buahan. Apalagi saat itu, Pak Amir datang bersama istri, anak, dan cucu beliau. 

Kedatangan Pak Amirnas bersama keluarga dan rombongan adalah untuk meresmikan Astana Bukit Rahmana. Sang arsitek sekaligus sahabat Pak Amirnas, Ir. H. Ii Argadiraksa, sangat berharap agar pemakaman khusus ahmadi itu diresmikan oleh Amir Nasional. 

Astana Bukit Rahmana menjadi tempat pemakaman kedua setelah Bukit Syuhada. Meski terletak agak jauh dari kompleks Masjid Baiturrahim, tapi pemakaman tersebut seolah menjadi tempat peristirahatan yang tepat bagi jiwa-jiwa yang damai. Dikelilingi persawahan dan aliran sungai, suasana sepi dan tenteram mendominasi pemakaman yang indah. 

Siang itu, persiapan untuk peresmian seperti pemasangan tenda dan kursi-kursi tamu dilakukan di sana. Qadarullah, menjelang kedatangan Pak Amirnas sekitar jam 2 siang, hujan turun dengan lebat. Setelah koordinasi, pengurus memutuskan agar peresmian dilaksanakan di guest house Masjid Baiturrahim. 

Sekitar pukul 14.30 rombongan Pak Amirnas datang. Beberapa khudam yang berjaga dengan membawa payung segera mendekati mobil untuk memayungi Pak Amir. Pak Amir meminta payung kemudian beliau berjalan dengan memegang payung sendiri. Masya Allah. Senyum kehangatan menghiasi wajah teduh beliau. Sama sekali tidak menampakkan keletihan atau keluh kesah karena cuaca yang tidak mendukung. 

Setelah istirahat sebentar, tepat jam 3 sore Pak Amirnas memimpin doa dan menandatangi plakat peresmian Astana Bukit Rahmana. Keramahan beliau beserta istri, anak, dan cucunya begitu membekas di hati. Tidak ada sekat yang membatasi antara pemimpin dan anggota. Kami berbincang bersama, makan di meja yang sama, dan bersenda gurau layaknya keluarga. Tidak ada yang luput dari senyum dan sapa ramah beliau. 

Setiap kunjungan Pak Amirnas selalu terasa istimewa bagi cabang Singaparna. Beliau selalu menyempatkan datang meski kondisi kesehatan beliau tidak maksimal. Pada 22 Juli 2020 pun Pak Amirnas datang meresmikan Masjid Al-Aqso, masjid yang direnovasi setelah tidak digunakan selama hampir 13 tahun karena disegel. Masjid Al-Aqso kini berdiri kembali lengkap dengan Minaret (menara yang menyerupai Minaratul Masih).

Tanggal 8 Oktober 2022, di tengah Majelis Syuro Nasional di Parung, berita kepergian Pak Amirnas disampaikan oleh Ibu Sadr dengan penuh kesedihan. Di balik kesedihan, saya juga rekan-rekan LI bersyukur berada di tempat yang sama dengan almarhum Pak Amirnas sehingga kami bisa menatap wajah beliau untuk terakhir kalinya. Kami juga bisa ikut menyolatkan sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk pemimpin tercinta. 

Astana Bukit Rahmana menjadi karya terakhir Ir. H. Ii Argadiraksa setelah beliau berpulang ke Rahmatullah pada 1 Juli 2022. Peresmian pemakaman tersebut pun menjadi kunjungan dan peresmian terakhir Pak Amirnas di Singaparna. 

Selamat jalan Pak Amirnas. Semoga kami bisa meneladani sifat-sifat beliau yang rendah hati, ramah, selalu tersenyum, dan berkhidmat sampai nafas terakhir.

Visits: 354

Rahma Candra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *