Ketika Kita Lupa Bersyukur

Pernahkah kita merasa hidup sedang tidak baik-baik saja hanya karena ada satu hal yang belum kita miliki?

 

Kita sibuk memikirkan rumah yang ingin lebih bagus, penghasilan yang ingin lebih banyak, kendaraan yang ingin lebih nyaman, atau kehidupan orang lain yang terlihat lebih menyenangkan. Tanpa kita sadari, lupa melihat begitu banyak hal yang sudah Allah berikan.

 

Padahal, setiap hari kita menikmatinya. Kita masih bisa bangun pagi, menghirup udara, berkumpul dengan keluarga, makan dengan tenang, bekerja, belajar, tertawa, dan pulang ke rumah. Hal-hal yang terlihat sederhana itu sebenarnya adalah nikmat yang sangat besar.

 

Allah mengingatkan manusia bahwa bumi ini telah disediakan dengan berbagai sarana kehidupan. Kita diberi tempat untuk tinggal, makanan untuk dikonsumsi, air untuk diminum, kemampuan untuk bekerja, serta berbagai rezeki yang datang melalui jalan yang terkadang tidak kita sangka.

 

Allah berfirman:

 

“Dan sungguh Kami telah mengokohkan kamu di bumi dan Kami menjadikan bagimu berbagai sarana kehidupan di dalamnya. Tetapi sedikit sekali kamu bersyukur.” [*]

 

Ayat ini seakan mengajak kita berhenti sejenak dari kesibukan mengejar apa yang belum ada, lalu melihat kembali apa yang sudah kita punya.

 

Bersyukur bukan berarti kita tidak boleh memiliki keinginan atau berusaha menjadi lebih baik. Kita tetap boleh bermimpi, bekerja keras, dan berusaha memperbaiki kehidupan. Namun, jangan sampai keinginan terhadap sesuatu yang belum kita miliki membuat kita buta terhadap nikmat yang sudah ada di depan mata.

 

Kadang kita baru menyadari betapa berharganya kesehatan setelah sakit. Baru merasakan pentingnya keluarga ketika berjauhan. Baru menghargai waktu ketika kesempatan sudah berlalu.

 

Karena itu, mari belajar bersyukur bukan hanya ketika mendapatkan sesuatu yang besar. Ucapkan alhamdulillah untuk hal-hal kecil yang sering kita anggap biasa.

 

Sebab boleh jadi, kehidupan yang kita keluhkan hari ini adalah kehidupan yang sangat diinginkan oleh orang lain.

 

Jangan menunggu kehilangan untuk belajar menghargai. Jangan menunggu kesulitan untuk menyadari betapa banyak nikmat yang telah Allah berikan.

 

Semoga Allah menjadikan kita hamba yang tidak hanya pandai meminta, tetapi juga pandai menyadari dan mensyukuri setiap pemberian-Nya.

 

 

Referensi:

 

[*] QS. Al-A’raf 7:10

 

Views: 12

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *