Doa dan Usaha demi Tercapai Sebuah Harapan

Harapan atau keinginan akan selalu ada dalam setiap diri manusia. Harapan merupakan sebuah pegangan atau acuan manusia untuk mampu sekeras-kerasnya berusaha. Namun, siapkah kita dengan harapan yang tak selalu berjalan dengan kemudahan? Dan, siapkah kita dengan sebuah kegagalan yang tak ayal senantiasa mengiringi?

Ketika sebuah kegagalan menghampiri, terkadang diri merasa seakan kehilangan arah, bahkan terasa kehilangan jalan untuk mencari solusi, hati pun serasa menjadi sempit. Rasa kecewa serasa melanda, bahkan tak tahu kemana harus bersimpuh menceritakan semua keluh kesah.

Di sinilah terkadang manusia memerlukan siraman rohani, untuk menguatkan diri dan hati, serta meyakinkan diri bahwa Allah-lah tempat kita kembali dalam setiap keadaan. Allah tak akan pernah membiarkan hati hamba-Nya kecewa, Allah tidak akan membiarkan harapan hamba-Nya menjadi hampa. Namun Allah memiliki caranya yang terbaik bagi setiap hamba-Nya.

Bagi doa dan keinginan yang tertunda, teruslah berusaha karena Allah SWT tahu kapan waktu yang terbaik doa itu terkabul. Sementara bagi doa yang tak terkabul, Allah SWT pun lebih tahu yang terbaik bagi hamba-Nya, maka akan Dia ganti dengan yang lebih baik dari apa yang hamba-Nya minta.

Jangan pernah sesekali kegagalan menjadi jalan menuju sebuah keputusasaan, sebab kegagalan merupakan sebuah proses supaya kita dapat berusaha lebih keras lagi. Ingatlah firman Allah SWT yang artinya, “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), Jika kamu orang-orang yang beriman.” (Qs Ali-Imran: 140)

Jelas sekali Allah SWT menerangkan dan melarang kita untuk bersikap lemah dan bersedih hati, jika kita adalah orang-orang yang beriman. Maka tidak ada lagi yang mesti diragukan, karena setiap keinginan pasti akan menemui jalannya, asalkan kita mampu berusaha keras untuk dapat mencapainya, disertai dengan doa yang khusyu serta keyakinan yang kuat.

J.M. Power berkata, “Jika ingin membuat mimpi anda menjadi kenyataan, hal pertama yang harus anda lakukan adalah bangun.” Kutipan beliau ini menjadi sebuah pelajaran bahwa jangan pernah menyerah dengan keadaan, baiknya kita banyak berusaha untuk mencapai sebuah harapan atau keinginan kita.

Jangan menjadikan kegagalan adalah akhir dari perjuangan, namun jadikanlah kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Tanamkan semangat dalam diri dan ingatlah Allah dalam setiap keadaan.

 

Hits: 154

Cucu Komariah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories