Jadikan Allah Satu-Satunya Sandaran Mencapai Tujuan

Berbicara tentang dunia, pasti tidak pernah terlepas dari impian dan cita-cita yang ingin dicapai setiap manusia. Kehidupan yang mapan, pasangan yang ideal, gelar dan jabatan yang tinggi, hingga keturunan yang bisa dibanggakan.

Namun, tak jarang pula seseorang mengalami kegagalan dalam mencapai tujuan yang diimpikan hingga menciptakan satu momen yang bisa saja melemahkan semangat. Islam sendiri mengajarkan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Bahkan dengan kegagalan yang dialami seseorang bisa lebih banyak belajar untuk menjadi lebih baik.

Dari sudut pandang dunia beberapa faktor terbesar untuk mencapai tujuan adalah seseorang harus memiliki kriteria sasaran yang khusus/jelas, terukur, berorientasi pada tindakan, realistis dan  masuk akal juga memiliki keterikatan dengan waktu. 

Metode ini dikenal dengan Kriteria SMART (specific, measurable, action-oriented, realistic, dan time-bound). Kriteria ini sangat layak untuk diterapkan.  Karena kebanyakan orang seringkali mengalami kegagalan karena terlalu banyak menghabiskan ilmu, waktu dan kemampuannya bukan untuk sasaran yang ia tuju. 

Sejalan dengan itu, seorang seorang penulis, seniman sekaligus  filsuf Amerika, Elbert Hubbard memberikan sebuah pesan berharga bagi setiap orang, “Banyak orang gagal dalam kehidupan, bukan karena kurangnya kemampuan, pengetahuan, atau keberanian, namun hanya karena mereka tidak pernah mengatur energinya pada sasaran.” 

Di sisi lain mengoreksi diri merupakan salah satu upaya terbaik sebagai evaluasi dari kegagalan yang dialami. Hal terpenting yang diajarkan oleh Islam adalah pastikan Allah menjadi tonggak utama sebagai sandaran dalam mencapai tujuan. Selanjutnya jalankan strategi yang lebih baik. 

Bukankah Allah menjanjikan setiap urusan yang diiringi dengan penyerahan diri seutuhnya kepada Allah, maka Allah akan mencukupi bagi segala urusannya, sebagaimana Dia berfirman:

“Dan Dia akan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak pernah ia sangka. Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah, maka Dia memadai bagi-nya. urusan-Nya. Sesungguhnya Allah telah Sesungguhnya Allah me-nyempurnakan menetapkan ketentuan bagi segala sesuatu.” (QS. At-Talaq: 3)

Karenanya dalam upaya mencapai keinginan, jadikanlah Allah sebagai sandaran utama, agar semua jalan yang kita tempuh mendapatkan kemudahan dari Nya.

 

Hits: 192

Aisyah Begum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories