DI USIA BERAPA SESEORANG WAJIB BERPUASA?

Seluruh umat Islam di dunia sedang bersuka cita dengan kedatangan bulan suci yang penuh rahmat yaitu bulan Ramadhan. Tentu bulan Ramadhan ini disambut dengan kebahagiaan yang luar biasa dari setiap kalangan baik orang dewasa hingga anak-anak. Semuanya berlomba-lomba dalam beribadah dan salah satunya adalah dengan berpuasa.

Kewajiban berpuasa pada dasarnya tertuju kepada mereka yang telah baligh atau dewasa. Tapi mengapa tak sedikit anak-anak yang merasa puasa juga wajib bagi mereka?

Sehingga, hal ini memunculkan satu pertanyaan, apakah anjuran berpuasa pada orang dewasa sama dengan anak-anak?

Sebuah petunjuk berharga datang dari Hazrat Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad ra. Beliau mengatakan:

“Ada sebagian orang yang memerintahkan anak kecil untuk berpuasa. Padahal bagi setiap kewajiban dan perintah terdapat batas dan waktu yang berbeda-beda. Menurut anda, masa sebagian perintah berlaku dari usia 4 tahun. Masanya terkadang mulai dari usia 7 sampai 12 tahun. Masanya terkadang mulai dari usia 15 sampai 18 tahun. Menurut saya, perintah puasa berlaku kepada anak mulai berusia 15 tahun sampai 18 tahun dan ini merupakan batas kedewasaan. Kita hendaknya membiasakan berpuasa mulai dari usia 15 tahun dan pada usia 18 tahun, kita menganggap puasa sebagai kewajiban. Saya teringat ketika kami masih kecil. Kami juga mendambakan untuk berpuasa. Akan tetapi, Hadhrat Masih Mau’udas tidak membiarkan kami berpuasa.

Sebaliknya, beliau menyukai kami melakukan suatu gerakan yang berhubungan dengan puasa. Beliau senantiasa menanamkan ru’ub kepada kami. Untuk menegakan kesehatan anak dan mengembangkan potensinya, kita hendaknya melarang mereka untuk berpuasa. Setelah itu, apabila suatu masa tiba ketika mereka mencapai potensinya, yaitu usia 15 tahun, maka perintahkan mereka untuk berpuasa dan itu pun pelan-pelan. Tahun pertama perintahkan mereka berpuasa sesuai dengan kemampuan. Tahun kedua perintahkan untuk berpuasa lebih dari sebelumnya dan tahun ketiga juga perintahkan mereka berpuasa lebih dari sebelumnya. Demikianlah mereka dijadikan orang yang biasa berpuasa.” (Al-Fazl, 14 April 1925).

Dari sabda beliau ra. bisa disimpulkan bahwa tidak ada anjuran bagi anak-anak di bawah umur 15 tahun untuk berpuasa dan anjuran berpuasa untuk anak berusia di atas 15 tahun pun diberlakukan dengan perlahan dan bertahap. Lalu sebenarnya mengapa anak-anak tidak dianjurkan berpuasa layaknya orang dewasa?

Pada tubuh orang yang berpuasa biasanya di 6 jam pertama, tubuh akan memecahkan cadangan gula di dalam tubuh (glikogen) yang bertujuan untuk menjaga kadar gula dalam tubuh. Dan kemudian bila dilanjutkan berpuasa hingga kurang lebih 16 jam maka cadangan gula (glikogen) yang habis akan digantikan oleh lemak sebagai sumber energi. Jika masih berlanjut maka protein sebagai zat pembangun tubuh mengambil alih sebagai komponen terakhir yang digunakan apabila puasa tetap berlanjut. Sedangkan jumlah cadangan glikogen pada anak-anak lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Oleh sebab itu bila anak-nak tetap berpuasa dengan anjuran yang sama seperti orang dewasa ditakutkan mengalami hipoglikemia yaitu berkurangnya kadar gula dalam tubuh.

Masalah lainnya adalah anak-anak rentan mengalami kekurangan cairan (dehidrasi) dibanding orang dewasa, penulis buku “Water: For Health, for healing, for life: You’re Not Sick, You’re thirsty!” bernama Dr. F. Batmanghelidj mengatakan bahwa perkembangan sel pada anak membutuhkan banyak air sehingga anak rentan sekali mengalami dehidrasi dan mengingat anak-anak memiliki kecenderungan untuk aktif bergerak dan bereksplorasi sangatlah tinggi.

Oleh sebab itu berpuasa bagi anak-anak tidak diwajibkan mengingat kondisi tubuh yang belum mumpuni, namun ketika sudah mulai menginjak umur 15 tahun maka anak-anak bisa dilatih untuk berpuasa dimulai dari segi durasi perlahan-lahan diperpanjang tanpa memberatkan kondisi tubuh.

Jangan pernah memaksakan anak untuk berpuasa bila dia sudah mulai mengeluh untuk berhenti karena dampak dari paksaan adalah persepsi negatif yang justru menjadikan puasa seperti beban untuk sang anak. Biarkan keinginan berpuasa dan menambah segi durasi muncul karena inisiatif sendiri, sehingga anak menjalankan puasa dengan senang dan sukarela.

.

.

.

editor: Muhammad Nurdin

Hits: 523

Renna Aisyah

1 thought on “DI USIA BERAPA SESEORANG WAJIB BERPUASA?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories